ALAM MAKNA (SPIRITUAL)
Oleh: Prof. Mulyadi Kartanegara
Yang dimaksud dengan kata makna di sini adalah spiritual sebagail awan
dari material, karena itu alam makna, berarti alam spiritual. Alam makna
atau alam spiritual ini, seperti disinggung di atas, terdiri antara
lain dari entitas-entitas yang tetap (al-a'yan al-tsabitah)-- atau ada
yang menyebutnya dengan realitas-realitas potensial,--dan
realitas-realitas ontologis, atau dunia arketip (archetypal world).
Marilah kita mulai dengan yang petama. Realitas-realitas potensial ini
merujuk pada entitas-entitas yang masih tersembunyi dalam pengetahuan
(pikiran) Tuhan, dan mereka biasanya dikontraskan dengan
realitas-realitas eksternal (al-a'yan al-kharijiyyah) yang telah
terlahir dalam bentuk-bentuk kongkrik yang kita sebut benda-benda
lahiriah.
Realitas-realitas ini disebut potensial, hanya kalau dilihat dari
kenyataan bahwa mereka belum mewujud dalam bentuk nyata atau dengan kata
lain belum mengaktual dalam benda-benda yang ada (al-mawjudat).
Meskipun begitu, menurut para sufi, realitas-realitas potensial ini pada
dirinya sama aktualnya dengan benda-benda lahiriah. Itulah sebabnya,
kedua modus realitas ini dalam bahasa Arab sama-sama dirujuk dengan kata
"'ayn," jamaknya "a'yan," yang bisa diartikan entitas atau
realitas-realitas (haqa'iq) atau sesuatu (syay'). Perbedaan keduanya
hanya terletak pada kenyataan bahwa yang pertama masih berada dalam
pengetahuan Tuhan yang bersifat tetap, sehingga disebut tsabitah,
artinya tetap dan tidak berubah-ubah, sedangkan yang kedua sudah
dikaruniai wujud kongkrit, sehingga disebut mawjudat, yang nampak pada
kita sebagai benda-benda kongkrit. Dengan begitu, mengertilah kita bahwa
bagi para sufi, realitas itu tidak hanya yang bersifat fisik, tatapi
juga yang bersifat non-fisik seperti alam makna ini. Alam makna ini,
seperti disinggung di atas, terdiri dari akal-akal, jiwa dan para
malaikat yang bersifat immaterial (mujarradat).
Kita sudah mendiskusikan dengan singkat realitas-realitas potensial
sebagai salah satu "penghuni" dunia makna, adapun unsur kedua dari dunia
makna atau spiritual ini adalah apa yang mungkin disebut sebagai
entitas-entitas arketipikal (archetypical entities). Seperti ide-ide
Platonian, entitas-entitas arketipikal adalah berbeda dengan
ralitas-realitas potensial atau entitas-entitas yang tetap, karena dalam
kaitannya dengan benda-benda kongkrit yang ada di dunia (mawjudat),
mereka adalah semacam prototip-prototip ontologis. Dengan kata lain
mereka adalah prinsip ontologis bagi mawjudat.
Berbeda dengan realitas-realitas potensial, yang disebut oleh para sufi
sebagai "al-a'yan al-tsabitah," realitas-realitas arketipikal-ontologis
mereka rujuk sebagai asma' (nama-nama) dan sifat, yakni nama-nama dan
sifat-sifat Allah. Jadi bagi para sufi al-asma' al-husna (nama-nama yang
indah) tidak lain daripada realitas-realitas arketipikal yang
mengejawantah (bertajalli) dalam bentuk benda-benda kongkrit. Jadi
apapun yang ada di dunia ini semuanya merupakan manifestasi atau
penjelmaan dari sifat-sifat Tuhan.
Banyaknya benda yang kita jumpai di alam semesta ini menunjukkan bahwa
sifat-sifat Tuhan pun amatlah banyaknya, bahkan tak terbatas. 99 nama
indah itu adalah nama-nama utama yang masih punya "turunan" yang tak
terhingga jumlahnya, namun yang 99 itupun sebenarnya masih berinduk pada
nama-nama terbesar yaitu Kehidupan (al-Hayy) , Pengetahuan (al-'Ilm)
Kehendak (al-Iradah) dan Kekuasaan (al-Qudrah). Dikatakan menginduk
karena keempat nama utama tersebut kemudian dibagi ke dalam 99 atau 101
nama-nama ilahi. Pada gilirannya, nama-nama tersebut ini dibagi lagi ke
dalam bagian-bagian yang tak terbatas jumlahnya. Bagian-bagian yang tak
terbatas ini tidak lagi disebut nama, tetapi entitas-entitas arketipikal
yang bertindak sebagai prinsip-prinsip atau sumber-sumber ontologis
bagi semua wujud individual yang ada di dunia manifestasi. Sifat-sifat
dan nama-namanya inilah yang oleh sebagian sufi dimaksud dengan "harta
yang terpendam" (Kanz Makhfi) dalam hadis qudsi yang telah kita kutif
dan jelaskan maksudnya di bab sebelum ini. Semoga bermanfat.[]
